My Profile

Profile Avatar
MarcelaValdi
An Der Alster 75
Kalbe, NI 27419
Germany
039080 90 70 https://seputaribuhamil.com/

masalah yang kadang dialami oleh Ibu Hamil


Masa kehamilan, di samping merupakan momen membahagiakan bagi si calon ibu, juga adalah periode penuh kerentanan. Saat hamil, ia harus perhatikan terlampau pilihan tindakannya yang kelak berimbas terhadap kesehatannya sendiri, tumbuh kembang si janin, dan proses melahirkannya.

"Hindari minum kopi, makanan atau minuman berpemanis lainnya", "Makanan pedas termasuk sebaiknya tidak dikonsumsi video melahirkan secara normal di rumah", atau "Jangan mengangkat beban atau melakukan aktivitas berat" adalah contoh-contoh nasihat yang kerap dilontarkan kepada ibu hamil melahirkan sendiri di rumah.

Selain itu, ada pula sederet pamali untuk ibu hamil melahirkan sendiri seperti tidak boleh menggunting rambut atau menyaksikan gerhana bulan sebab dapat membawa dampak anak cacat. Nasihat dan mitos yang beredar ini keluar dengan tujuan merawat kondisi fisik mengenal tanda kontraksi melahirkan dan bayinya.

Fokus pada kebugaran fisik si ibu sesungguhnya lebih banyak ditemukan didalam artikel-artikel mengenai kehamilan. Padahal, tersedia yang tak kalah kritis untuk disoroti ketika seseorang sedang mengandung, tapi sering luput berasal dari perhatian ibu hamil atau orang-orang sekitarnya: kesehatan mentalnya.

Aneka efek negatif terhadap bayi yang dilahirkan bisa seputaribuhamil.com bermula dari kondisi psikologis ibu hamil yang tidak prima. Apa saja wujud masalah mental yang rentan dialami bumil dan faktor-faktor apa saja yang mendorongnya?

Merawat Kesehatan Mental pengertian ibu hamil menurut para ahli
Dalam website The Royal Womens Hospital disampaikan, kira-kira 15 prosen perempuan berpotensi mengalami depresi atau kegalauan sepanjang hamil. Gejala yang wajar ditemukan terhadap tanda janin sehat dan normal dalam kandungan yang depresi di antaranya perasaan ringan tersinggung, marah, dan mengidamkan menangis tanpa gara-gara yang jelas, kehilangan gairah untuk jalankan hal-hal yang tadinya diakui menyenangkan, serta masalah tidur.

Rasa letih luar biasa dan ada masalah berkonsentrasi terhitung bisa jadi indikator lain bumil mengalami depresi. Selain itu, mereka juga dapat mempunyai permintaan menyakiti diri atau bahkan tekad bunuh diri.

Tidak semua ibu hamil menurut who menyadari bahwa dirinya sedang dilanda depresi. Kalaupun mereka terasa terasa ada yang tidak beres dengan situasi psikisnya, tidak dan juga merta mereka mengungkap apa yang berjalan pada dirinya kepada orang kira-kira atau ahli psikologi.

Mereka tidak menghendaki dipandang lemah atau tidak stabil oleh pasangan, keluarga, atau teman-teman yang umumnya beranggap kehamilan adalah masa-masa yang membahagiakan di dalam hidup perempuan, demikianlah pendapat Natasha Biljani, psikiater dari Priory Hospital Roehampton, Inggris.

Ada lebih dari satu hal yang menyebabkan terjadinya depresi terhadap bumil.

Salah satunya adalah rekam jejak medis yang perlihatkan dirinya atau keluarganya pernah mengalami persoalan mental serupa. Ketika kehamilan berlangsung tanpa direncanakan, bumil juga lebih rentan mengalami depresi. Berbagai informasi tentang hal-hal ideal (yang kadang tidak realistis) di dalam jadi seorang ibu menjadi tekanan tersendiri yang pada selanjutnya membawa dampak perempuan mengalami masalah mental ini. Kondisi depresi bisa jadi gawat apabila ibu hamil mengetahui tersedia gangguan terhadap janinnya.

Tentu saja hari-hari yang dijalani ibu hamil muda jauh lebih berat dibanding perempuan lainnya, apalagi bagi mereka yang tetap perlu bolak-balik ke kantor atau mengurus tempat tinggal tangga dan anak-anaknya yang lain. Karena itu, pemberian ethical dari lingkungan sekitar menjadi faktor perlu yang dapat menghindarkannya berasal dari situasi depresi.

Konflik bersama pasangan yang pada suasana tak hamil tak begitu membikin stres, dapat saja berefek dua kali lebih dahsyat bagi mental perempuan pada pas ia hamil.

Sehubungan bersama konflik tempat tinggal tangga, sebuah penelitian di Afrika Selatan terhitung membuktikan hal ini merupakan tidak benar satu pemicu munculnya inspirasi bunuh diri pada bumil di sana. Penulis penelitian ini, Simone Honikman dari Cape Town University bersama dengan koleganya, terhitung melihat segi lain yang mendorong inspirasi bunuh diri terhadap ciri kehamilan sehat pada trimester pertama layaknya status sosial-ekonomi, banyaknya anak yang dimiliki, kurangnya makanan, serta rekam jejak percobaan bunuh diri terhadap jaman lalu.

Di Afrika Selatan, lebih berasal dari 40 persen populasi hidup di bawah garis kemiskinan. Keluarga-keluarga tak sanggup di sana sering kali kehabisan duit untuk belanja makanan jauh sebelum akhir bulan atau saat gajian. Keadaan kurangnya makanan ini berefek secara psikologis menurut Honikman et. al. Dari studinya, mereka menemukan bahwa janin sehat dan cerdas yang kurang makan empat kali lipat lebih berpotensi memiliki tingkah laku menghendaki bunuh diri.

Depresi terhadap gizi ibu hamil tentu terhitung berefek terhadap si jabang bayi. Konsumsi antidepresan dapat berpengaruh pada janin dan perkembangannya sehabis lahir. Sementara bagi mereka yang depresi dan tidak mengonsumsi obat-obatan, rokok dan alkohol dapat menjadi pilihan ‘pengobatan’ persoalan mental yang pada selanjutnya jadi mengakibatkan kerusakan tubuh sendiri dan si bayi.

My InBox

My Messages

FromSubjectDateStatus
First Page Previous Page
1
Next Page Last Page
Page size:
select
 0 items in 1 pages
No records to display.